Tanggamus, mediadunianews.com - Pekon kandang besi, lakukan vaksinasi warganya, kegiatan vaksinasi berlangsung di balai pekon setempat, Rabu (03 - 11- 2021)
Di hadiri, Mukhtar kepala pekon - pekon kandang besi, dinas kesehatan kabupaten tanggamus ,yang di wakili oleh ,apriyal selaku pelaksana vaksinasi dan seluruh jajarannya, babinsa, babinkamtibmas, tokoh adat,tokoh agama, ketua BPH, dan seluruh aparatur pekon - pekon kandang besi dan warga pemon setempat
MUKHTAR" selaku kepala pekon kandang besi mengharapkan, agar warganya mau di vaksinasi dan tidak ada alasan lagi warga saya yang tidak di vaksinasi, ini satu satunya cara memutus mata rantai penyebaran kovit 19 ( korona)dalam acara apapun ,pergi kemanapun kita harus menunjukkan ,kartu vaksinasi,kata lain peduli lindungi, saya sangat berharap kepada seluruh warga pekon kandang besi dari seluruh (8) pedukuhan pekon kandang besi untuk mendaptarkan diri di kantor pekon kandang besi, bagi yang merasa belum di paksinasi, kemana pun kita,siapapun kita kalau berpergian keluar daerah menunjukkan kartu peduli lindungi, jadi saya berharap dan mengharapkan kepada seluruh warga pekon kandang besi tidak ada, alasan lagi untuk tidak di Vaksinasi, "ucapnya
Mukhtar, saya menyarankan dan menghimbau keseluruh warga pekon kandang besi, agar mematuhi protokes, jaga (5) m, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak memakai masker bila keluar rumah dan menghindari kerumunan
Apriyal sebagai wakil dinas kesehatan kabupaten tanggamus, vaksinasi di pekon kandang besi, tahaf (1) satu, tahaf (2) dua, dosis (1) Astrazeneca dosis (2) dua, sinovak ,
Masih Apriyal, harapan saya keseluruh lapisan masyarakat pekon kandang besi, agar tidak takut dan tidak ragu, untuk di vaksinasi ini cara yang paling tepat untuk memutus mata rantai penyebaran covit 19 ( KORONA) dengan di vaksinasi ,seluruh msyarakat, agar tidak menyebarnya movit, 19 (korona)
Di lajutkan apriyal saya menghimbau, agar masyarakat tidak takut dan tidak ragu ragu untuk di paksinasi, karna di jamin kehalalannya dan bisa di pertanggungkan jawabkan oleh pemerintah, "tutupnya. ( Firwanto )
Editor : Edy MDNews 01