Nias Barat - MediaDuniaNews.com - Bupati Nias Barat Faduhusi Daely, S.Pd pimpin langsung Gerak Jalan Santai Pemerintah kabulaten Nias Barat yang di ikuti oleh Staf Ahli, Asisten dan seluruh Pimpinan OPD serta Staf ASN/PTT dan siswa/i Prakerin lingkup Pemeintah Kabupatèn Nias Barat; melintasi Jalan Soekarno-Hatta menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pratama Nias Barat -Jumat, 21-02-2020.
Begitu tiba di Gedung RSUD Pratama, Bupati dan rombongan Gerak Jalan Santai langsung meninjau pumbangunan RSUD Pratama, mulai dengan menyisir seluruh ruangan pasien/Praktek dan kantor hingga ke lantai Dua meeting room Rumah Sakit. Sebagaimana diketahui bahwa progres pembangunan RSUD Pratama Nias Barat ini sudah rampung 100%.
Saat meneguk air dan menikmati sajian makanan khas lokal Pisang rebus, Pisang Ambon dan aneka snack lainnya yang telah disediakan oleh Dinas Kesehatan Nias Barat, Bupati mengajak seluruh Ahli, Asisten dan seluruh Pimpinan OPD serta Staf ASN/PTT dan siswa/i Prakerin lingkup Pemerintah Kabupatèn Nias Barat untuk berdiskusi sejenak.
Dalam pengarahannya, menceritakan kilas balik berupa historis lahirnya Rumah Sakit Umum Daerah Pratama Nias Barat. Beliau menjelaskan bahwa Usulan RSUD Pratama Nias Barat ini sudah dilakukan sejak dari masa Pj. Bupati pertama, berikut masa Pj. Bupati kedua dan demikian juga masa Bupati AA Gulö dan saat itu direncanakan lokasi di Lölögolu dan samping Tower Mandrehe, namun terbentur masalah pembebasan lahan, sehingga baru di masa Bupati sekarang Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) berhasil kita rasakan. Kita sangat berterimaksih kepada Warga Penghibah Tanah atas atensi dan kontribusinya serta partisipasinya membangun daerah kita, ujar Bupati.
Lanjutny, Bila sempat klear semua yang berkaitan administrasi dan izin operasioanal, maka kita rencanakan Peresmian RUMAH SAKIT PRATAMA ini pada tanggal 26 Mei 2020 (tepat dihari HUT Nias Barat ke-11).
Mulai besok Sabtu, 22-02-2020, kita tempatkan petugas jaga di lokasi ini, untuk menjaga keamanan gedung dan peralatan Rumah Sakit dengan kerjasama masyarakat lingkungan, ungkapnya.
Bupati menjelaskan Status Rumah sakit Pratama Nias Barat yang masih Pratama (Tipe C) sedangkan RUSD Gunungsitoli Type B. Dalam tahun ini kita usahakan RSUD Pratama Nias Barat mulai kita operasikan. Dengan adanya RS ini, maka kesempatan bagi masyarakat kita tidak lagi dirujuk di RSUD Gunungsitoli atau di Medan sehingga sangat membantu biaya transport dan biaya-biaya lainnya, "pungkasnya. (BD)
Editor : Edy MDNews 01
Begitu tiba di Gedung RSUD Pratama, Bupati dan rombongan Gerak Jalan Santai langsung meninjau pumbangunan RSUD Pratama, mulai dengan menyisir seluruh ruangan pasien/Praktek dan kantor hingga ke lantai Dua meeting room Rumah Sakit. Sebagaimana diketahui bahwa progres pembangunan RSUD Pratama Nias Barat ini sudah rampung 100%.
Saat meneguk air dan menikmati sajian makanan khas lokal Pisang rebus, Pisang Ambon dan aneka snack lainnya yang telah disediakan oleh Dinas Kesehatan Nias Barat, Bupati mengajak seluruh Ahli, Asisten dan seluruh Pimpinan OPD serta Staf ASN/PTT dan siswa/i Prakerin lingkup Pemerintah Kabupatèn Nias Barat untuk berdiskusi sejenak.
Dalam pengarahannya, menceritakan kilas balik berupa historis lahirnya Rumah Sakit Umum Daerah Pratama Nias Barat. Beliau menjelaskan bahwa Usulan RSUD Pratama Nias Barat ini sudah dilakukan sejak dari masa Pj. Bupati pertama, berikut masa Pj. Bupati kedua dan demikian juga masa Bupati AA Gulö dan saat itu direncanakan lokasi di Lölögolu dan samping Tower Mandrehe, namun terbentur masalah pembebasan lahan, sehingga baru di masa Bupati sekarang Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) berhasil kita rasakan. Kita sangat berterimaksih kepada Warga Penghibah Tanah atas atensi dan kontribusinya serta partisipasinya membangun daerah kita, ujar Bupati.
Lanjutny, Bila sempat klear semua yang berkaitan administrasi dan izin operasioanal, maka kita rencanakan Peresmian RUMAH SAKIT PRATAMA ini pada tanggal 26 Mei 2020 (tepat dihari HUT Nias Barat ke-11).
Mulai besok Sabtu, 22-02-2020, kita tempatkan petugas jaga di lokasi ini, untuk menjaga keamanan gedung dan peralatan Rumah Sakit dengan kerjasama masyarakat lingkungan, ungkapnya.
Bupati menjelaskan Status Rumah sakit Pratama Nias Barat yang masih Pratama (Tipe C) sedangkan RUSD Gunungsitoli Type B. Dalam tahun ini kita usahakan RSUD Pratama Nias Barat mulai kita operasikan. Dengan adanya RS ini, maka kesempatan bagi masyarakat kita tidak lagi dirujuk di RSUD Gunungsitoli atau di Medan sehingga sangat membantu biaya transport dan biaya-biaya lainnya, "pungkasnya. (BD)
Editor : Edy MDNews 01
Tags
Olahraga